Jikalau iya tidak cacat, Kenapa beberapa coverage di wilayah Sumatra disensor / dihapus? Bencana aja harus disensor karena "akan disalahgunakan"? Sebelum ada yang mau salahgunakan, Pemerintahan sendiri sudah menyalahgunakan power yang mereka miliki sebelum netizen bandel bertindak semena-mena (Disini gw menuju ke beberapa akun "berita" di sosmed yang bahkan bukan merupakan liputan asli).

Ditambah lagi, Kenapa mulai ngalihkan dari Sumatra ke Papua? Narget sawit lagi ke Papua, **Ga mau belajar ta**?

Reply to this note

Please Login to reply.

Discussion

Jangankan Sumatra, ya. Kondisi di Papua aja kebanyakan sering ditutupi. Tidak ada penanganan pada biaya pangan yang BENGKAK disana.

On top of that, Ingat stream IShowSpeed kemarin sekali? Waktu dia order tiket ke Papua, dibatalin sama maskapai karena "Yang mau kesana ga banyak". Ga logis.

Kalau kayak gini ceritanya, Udah heran ga sih kenapa sebagian dari Papua mau merdeka? Ga heran lagi kalau Timor sendiri mau independen dari awal.

Kejadian yang ku sebut secara potensial tadi bakalan disebut sebagai "ancaman" atau "pemicu" perpecahan belah pihak, Atau malah akan melebih-lebihi sampai nyebut "Pengkhianatan terhadap Pancasila".

Namun mereka sendiri tidak mau sadar bahwa pemicu utamanya adalah mereka sendiri.

Sependapat 🤝, indonesia berada di tangan pejabat yang serakah dan tidak kompeten. 🤦